Dampak Pandemi Covid-19, Bunda Sarwendah Ungkap Kondisi Ayah Ruben Onsu yang Pikirkan Soal Gaji 6500 Karyawan


Karena imbas dari wabah Covid-19 yang kian meluas, Sarwendah mengungkapkan kondisi suaminya, Ruben Onsu, yang bingung memikirkan soal gaji ribuan karyawannya.

Pandemi Covid-19 memang tak diketahui kapan akan berakhir.

Arahan dari pihak terkait untuk di rumah saja pun menjadikan beberapa kegiatan di luar terpaksa harus dibatalkan atau ditunda.

Pastinya dampak dari adanya wabah ini dirasakan oleh banyak orang.

Salah satunya terkait pekerjaan, terlebih orang yang memiliki bisnis dan harus memikirkan soal gaji karyawan.

Ruben Onsu termasuk orang yang terkena imbas adanya wabah Covid-19 yang menjadikan bisnisnya mengalami kerugian besar.

Pasalnya, seperti yang diketahui, bisnis Ruben Onsu ini di antaranya adalah bisnis makanan seperti Geprek Bensu dan BenSunda.

Kendati demikian, istri Ruben Onsu mengungkapkan bahwa suaminya tengah berjuang untuk bisa membiayai ribuan karyawan.

Bahkan Sarwendah mengaku tak tega saat melihat pengorbanan Ruben Onsu untuk menggaji pekerjanya.

Ibu angkat Betrand Peto ini menyebutkan bahwa sang suami tengah dilanda kepanikan yang luar biasa.

Ruben tampak begitu khawatir dengan kesehatan Ruben Onsu yang seolah terfosir karena rasa panik itu.

Melalui tayangan video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, Sarwendah mengaku satu hal yang kini tengah mengguncang pikiran Ruben adalah soal gaji karyawan.

"Aku menulis ini, dimana ini suasana yang kami rasakan, terutama suamiku,

Saya yakin badannya di sini, tapi pikirannya di kerjaan," tulis Sarwendah seperti yang dikutip TribunStyle dari kanal YouTube The Onsu Family.

Ruben memikirkan perihal gaji di tengah pandemi ini karena bingung harus mengambil tindakan yang bagaimana.

"Karena tak ada pembahasan lain yang dia bahas, kecuali rasa khawatir yang saya rasa dosisnya kalau tidak ada yang mengontrol pasti dia akan tertekan dan memendam sendiri,

Di situ saya lihat dia selalu panik jika ada yang datang membahas corona. Paniknya kembali tidak terkontrol, karena saya tahu dia bingung harus berbuat seperti apa," ungkap Sarwendah.

Bahkan orang yang tengah di dekat Ruben Onsu, untuk tak membahas seputar wabah Covid-19 yang semakin membuat khawatir.

"Saya berpikir untuk setiap yang datang, atau asisten saya briefing semua untuk jangan pernah membahas tentang virus corona di rumah ini,
Karena kami sudah harus bisa memilih mana yang bisa dijadikan edukasi dan mana yang tidak bisa diterima oleh pikiran kami. Karena kami ingin dijauhkan dari segala pikiran atau berita hoax  yang menakuti kami,"

Di saat kondisi begini, pikiran suami saya sudah bisa dibilang campur aduk. Pasti semua orang yang punya usaha kena imbasnya akibat virus corona," lanjutnya.

Akhirnya terungkap pikiran Ruben Onsu yang tengah kebingungan mengatasi gaji karyawannya ketika ditanya oleh sang istri.

"Apa sih yang buat kamu itu mumet banget Yang?" tanya Sarwendah.
"Doain aku sehat dan kuat aja ya," jawab Ruben Onsu secara singkat dan seakan tak ingin membahas soal pekerjaan.
"Yang, apasih yang kamu bebani dalam pikiranmu saat ini?" cecar Sarwendah.

Ternyata Ruben menjelaskan bahwasanya ia khawatir akan nasib ribuan karyawannya.
Ia tak ingin melihat para karyawannya menjadi pengangguran.

"Bagaimana ya kapalku bisa berjalan? Awak kapal yang ikut aku 6500 karyawan saat ini.

Kenapa Tuhan kasih tangan aku cuma 2 ya?
Ingin rasanya aku bisa banyak melakukan sesuatu untuk mereka, walau aku sering dibilang host  sampah,
Acara sampah mah gak apa-apa lah Yang. Aku mah senyumin aja. Karena mereka gak tahu yang sebenarnya,
Dan mungkin dengan dia mencaci kita mereka senang, biar aja aku gak ambil pusing,

Tapi yang aku pusing dan kepikiran lalu gak bisa adalah melihat pengangguran yang semakin banyak, akan meningkat kejahatan," curhat Ruben Onsu.

Usai mendengar curhatan Ruben, Sarwendah kehabisan kata-kata karena merasa ikut bersedih atas kejadian yang tengah dialami.

Sampai Ruben mengambil strategi untuk berjualan online demi bisa membantu keuangannya.

"Yang harus dipikirkan bagaimana kita bisa bertahan dengan kondisi seperti ini. Makanya aku jualan online aja Bun,

Kenapa online? Ya itu satu-satunya cara aku menyelamatkan usahaku dan karyawanku,"  tambah Ruben Onsu.

Bahkan anak angkatnya, Betrand Peto sempat memergoki ayahnya sedang mempromosikan jualannya secara online.

"Ayah lagi nge-shoot atau mengambil gambar BenSunda Express. Yang koko denger, ini lagi berkurang pemasukannya," ujar Betrand Peto.

Kemudian Sarwendah mengungkapkan bahwa sang suami saat mempromosikan menutupi kesedihannya dengan tampak ceria.

"Wajah tidak sama seperti dia menjadi host yang ceria dan tertawa lepas,
Dan aku melihat padahal perutnya udah kenyang sekali, tapi dia tetap buat IGTV untuk promosikan produknya," tambah Sarwendah.

Ruben pun meminta doa kepada sang istri, Sarwendah untuk ekonominya lancar dan bisa menggaji ribuan karyawannya.

"Didoakan dong Bun, please," pinta Ruben Onsu.

Sarwendah pun mengakui dalam hati bahwasanya ia menangis 'Di situ wajah saya senyum tapi hati saya menangis'. (tribunstyle.com)

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter