YouTuber Deddy Corbuzier membantah klaim 76,7 persen survei Panel Survei Indonesia (PSI) yang puas terkait kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam penanganan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.
Deddy mengunggah hasil surveinya di kanal YouTube dengan 48 ribu responden. Survei Deddy hanya menanyakan tingkat kepercayaan publik terhadap rekonstruksi kasus Brigadir J.
Alhasil, hanya 3 persen responden yang percaya, 32 persen tidak percaya, dan 64 persen menyatakan malas urus soal isu Sambo.
“Ya namanya juga survei, semua beda hasil itu biasa. Cuma survei saya dari 48 ribu orang, survei mereka berapa orang?” tulis Deddy dalam unggahan di akun Instagram-nya @mastercorbuzier dikutip IDN Times, Jumat (16/9/2022).
1. PSI klaim 76,7 persen responden puas dengan kinerja Polri dalam penanganan kasus Brigadir J
Survei Deddy Corbuzier terkait kepuasan publik terhadap penanganan kasus pembunuhan berencana Brigadir J oleh Polri. (youtube.com/Deddy Corbuzier)
Koordinator PSI, Yuswiryanto, mengatakan sebanyak 76,7 persen responden puas dengan kinerja Polri dalam penanganan kasus Brigadir J.
"Terkait kasus terbunuhnya Brigadir J yang menjadi pembicaraan di publik, opini masyarakat yang ditangkap dari hasil survei didapati sebanyak 76,7 persen responden puas dengan kinerja Polri dalam membongkar kasus terbunuh Brigadir J. Sebanyak 17,1 persen tidak puas dan 6,2 persen tidak menjawab," kata Yuswiryanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/9/2022).
2. Survei PSI terkait Brigadir J hanya melibatkan 1.580 orang
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (tengah) berjalan keluar ruangan usai mengikuti sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Gedung Transnational Crime Center (TNCC) Divisi Propam Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/8/2022) dini hari. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Dalam survei ini, sebanyak 1.580 warga negara Indonesia yang sudah berusia 17 tahun di 302 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi menjadi responden. Penjaringan warga sebagai objek survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dan hasil survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error 2,48 persen.
Untuk mendapatkan data penelitian ini mengunakan metode wawancara tatap muka menggunakan kuisioner dengan 1.150 Warga negara Indonesia dan saluran telepon seluler dengan 430 warga negara Indonesia.
3. Fuadil Ulum mendukung transparansi kasus Brigadir J oleh Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai Rapat Komisi III DPR pada Rabu (24/8/2022). (youtube.com/TVR Parlemen)
Peneliti Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia, Fuadil Ulum, mendukung Polri dan Kejaksaan dalam menindak eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan membongkar kasus ini.
“Kalau mendukung transparansi di Polri dan Kejaksaan tentu. Ini menyangkut semangat reformasi dan penegakan hukum kita. Lembaga negara kita harus berjalan dengan transparan dan akuntabel," katanya.
Dia mengatakan, apa yang disampaikan survei dari PSI tentang Polri terhadap penanganan kasus pembunuhan Brigadir J sudah tepat.
“Sudah benar dan tepat dari survei PSI yang menyebut Polri sudah bekerja dengan transparan dan terbuka dalam menuntaskan kasus pembunuhan Brigadir J,” ucapnya. (*)




Posting Komentar
Posting Komentar